Sunday, 16 June 2013

obsesi sebuah naluri


sesungguhnya...
kepada insan yang pernah atau banyak atau selalu membantu aku atau menghulurkan pertolongan kepadaku ketika aku susah dan senang..apa yang aku boleh balas,adalah mendoakan kebaikan kamu..
mungkin aku tidak mampu balas pertolongan yang sama..janganlah sangka aku tidak mengenang budi..aku harap kamu tolong aku dahulu dengan seikhlas hati..dan tidak meminta apa balasan dari aku..
janganlah ada yang berkata.."dulu aku tolong dia..skang aku susah dia tak tolong pun"..
aku bukan tuhan..aku ada batas..aku akan pergi setakat mana yang aku mampu..aku hanya mampu mendoakan kamu berada di barisan hadapan ketika dihisab amalan kamu nanti..terima kasih kerana pernah menolong aku..
owh ye,dan satu lagi..disebabkan kamu pernah menolong aku ketika dahulu,jangan pula lakukan aku seperti anjing..seperti.."dulu aku penah tolong dia..so skang mesti die mesti ikot apa aku nak"
maaf,aku manusia..ada hati dan perasaan..kamu tidak ada?
aku tidak mahu sombong atas muka bumi ini,sebab aku akan tetap perlukan pertolongan seseorang suatu hari nanti..fitrah hidup saling memerlukan..tapi bukan diperlakukan :)
 sekian..

hati mati tawar tenggelam jauh ke dasar lautan


Sunday, 9 June 2013

Berusahalah, Walaupun Hasilnya Tak Terjangka


"berusahalah..baru datang keajaiban

man kita agaknya bukan bongkah batu karang yang tegak kokoh
dia hidup bagai cabang menjulang dan dedaun rimbun
selalu tumbuh dan menuntut akarnya menggali kian dalam
juga merindukan cahaya mentari, embun, dan udara pagi

Kita masih bicara tentang iman. Dengan akarnya yang teguh, kita bergayut memelukkan keyakinan. Hunjamannya yang dalam menjadi pengokoh pijakan kaki. Kita berharap tak terusik dilanda badai. Kita tak ingin hanyut, tak hendak luruh dipukul rebut.

Tetapi iman itu kadang tergelisahkan. Atau setidaknya mengajarkan ketenangan yang mengguyuri hati, dengan terkuaknya keajaiban. Mungkin itu yang dirasakan Ibrahim ketika dia meminta kepada rabbnya untuk dtunjukkan bagaimana yang mati dihidupkan. Maka saat rabbnya bertanya, “Belum yakinkah engkau akan kuasaKu?”. Dia menjawab sepenuh hati, “Aku yakin. Hanya saja agar hati ini menjadi tenteram.”

Tetapi keajaiban itu tak datang serta merta di hadapannya. Meski Allah bisa saja menunjukkan kuasanya dalam satu kata “Kun!”, Kita tahu, bukan itu yang terjadi. Ibrahim harus bersusah payah untuk menangkap lalu mencincang empat ekor burung . Lalu disusurnya jajaran bukit-berbukit dengan lembah curam untuk meletakkan masing-masing cincangan. Baru dia bisa memanggilnya. Dan burung-burung itu mendatanginya segera.

Di sinilah rupanya keajaiban itu. Setelah kerja yang menguras tenaga.

Tetapi apakah selalu kerja-kerja kita yang akan ditaburi keajaiban.

Hajar dan bayinya telah ditinggalkan oleh Ibrahim di lembah itu. Sunyi kini menyergap kegersangan yang membakar. Yang ada hanya pasir dan cadas yang membara. Tak ada pepohonan tempat bernaung. Tak terlihat air untuk menyambung hidup. Tak tampak insan untuk berbagi kesah kerana lapar dan kehausan.

Maka Hajar pun berlari, mencoba mengais jejak air untuk menjawab tangis putra semata wayangnya. Ada dua bukit di sana. Dan dari ujung ke ujung cuba ditelisiknya dengan saksama. Tak ada. Sama sekali tak ada. Tapi dia terus mencari. Berlari. Bolak balik tujuh kali. Mungkin dia tahu, tak pernah ada air di situ. Mungkin dia hanya ingin menunjukkan kesungguhannya pada Allah. Sebagaimana telah ia yakinkan sang suami, “Jika ini perintah Allah, Dia tak akan menyia-nyiakan kami!”


Maka keajaiban itu memancar. Zamzam! Bukan. Bukan dari jalan yang dia susuri atau jejak-jejak yang dia torehkan di antara Shafa dan Marwa. Air itu muncul justru dari kaki Ismail yang bayi. Yang menangis. Yang haus. Yang mejejak-jejak. Dan Hajar pun takjub. Begitulah keajaiban datang. Terkadang tak terletak dalam ikhtiar-ikhtiar kita, mari belajar pada Hajar bahawa makna kerja keras itu adalah menunjukkan kesungguhan kita kepada Allah. Mari bekerja keras seperti Hajar dengan gigih, dengan yakin. Bahawa Dia tak pernah menyia-nyiakan iman dan amal kita. Lalu biarkan keajaiban itu datang dari jalan yang tak kita sangka atas iradahNya yang Maha Kuasa. 

Dan biarkan keajaiban itu menyenangkan hati ini dari arah manapun Dia kehendaki.

Bekerja saja. Maka keajaiban akan menyapa dari arah tak terduga.

Di lintas sejarah berikutnya, datanglah seorang lelaki pengemban da’wah untuk menjadi ibrah. Dari Makkah dia berhijrah ke Madinah. Tak sesuatu pun kekayaan yang dia bawa dari kekayaan melimpah yang pernah memudahkannya. Dia Abdurrahman bin ‘Auf. Dan Rasulullah yang tahu gaya hidupnya di Makkah dan mempersaudarakannya dengan seorang lelaki Anshar kaya raya: Sa’d Ibnu Rani’.

Kita hafal kemuliaan kedua orang ini. Yang satu menawarkan membagi sama rata segala miliknya yang memang berjumlah dua; rumah, kebun kurma, dan bahkan isterinya. Yang satu dengan bersahaja berkata “Tidak Saudaraku. Tunjukkan saja jalan ke pasar! “

Dan kita tahu, dimulai dari semangat menjaga ‘izzah, tekadnya untuk mandiri, serta tugas suci menerjemahkan nilai Qur’ani di pasar Madinah, terbitlah kejaiban itu. ‘Abdurrahman ibn ‘Aufmemang datang ke pasar dengan tangan kosong, tapi dadanya penuh iman, dan akalnya dipenuhi manhaj ekonomi Qur’ani. Dinar dan dirham yang beredar di depan matanya dia pikat denga kejujuran, sifat amanah, kebersihan dari riba,timbangan yang pas, keadilan transaksi, transparansi dan akad-akad yang tercatat rapi.


Sebulan kemudian dia telah menghadap sang Nabi dengan baju baru, mewangi oleh tebaran minyak khaluq yang membercak-bercak. “Ya Rasulullah, aku sudah menikah!”, katanya dengan sesungging senyum. Ya, seorang wanita Anshar kini mendampinginya. Maharnya emas seberat biji kurma. Walimahnya dengan menyembelih domba. Satu hari, ketika 40,000 dinar emas dia letakkan di hadapan Sang Nabi, beliau bersabda, “Semoga Allah memberkahi yang kau infaqkan juga yang kau simpan!”

Kita mengenalnya kini sebagai lelaki yang memasuki surga dengan merangkak.

Di mana titik mula keajaiban itu? Mungkin justru pada keberaniannya untuk menanggalkan segala kemudahan yang ditawarkan. Dalam fikiran kita, memulai usaha dengan seorang isteri, sebuah rumah tinggal, dan sepetak kebun kurma seharusnya lebih menjanjikan daripada pergi ke pasar dengan tangan kosong. Tetapi bagi ‘Abdurrahman ibn ‘Auf agaknya itu justru terlihat sebagai belenggu. Itu sebuah beban yang memberati langkahnya untuk menggapai kemuliaan yang lebih tinggi. Keajaiban itu datang dalam keterbatasan ikhtiar keras si tangan kosong. Bukan pada kelimpahan yang ditawarkan saudaranya.

Memulai dengan tangan kosong seperti ‘Abdurrahman ibn ‘Auf seharusnya menjadi penyemangat kita bahawa itu semua mudah. Mungkin dan bisa. Tetapi apakah kemudahan itu?

Suatu hari dalam perjamuan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella, semua orang mencibir perjalanan Columbus menemukan dunia baru sebagai hal yang sebenarnya sangat mudah. Tinggal belayar terus ke barat. Lalu ketemu.

Christopher Columbus tersenyum dari kursinya. Diambil dan ditimangnya sebutir telur rebus dari piring di depannya.“Tuan-tuan,” suaranya menggelegar memecah ricuh bebisikan. "Siapa di antara kalian yang mampu memberdirikan telur ini dengan tegak?”

“Christopher.” Kata seorang tua, “itu adalah hal yang mustahil!”
Semua mengangguk mengiyakan.

“Saya bisa,” kata Columbus. Dia menyeringai sejenak kemudian memukulkan salah satu ujung telurnya sampai remuk. Lalu memberdirikannya.

“Oh… kalau begitu caranya, kami juga bisa!” kata seseorang. “ Ya… ya… ya… “, seru yang lain. Dan senyum Columbus makin lebar. Katanya, “Itulah bedanya aku dan kalian tuan-tuan! Aku memang hanya melakukan hal-hal yang mudah dalam kehidupan ini. Tetapi aku melakukannya di saat semua orang mengatakan bahawa hal mudah itu mustahil!”

Dalam dekapan ukhuwwah, bekerjalah, beramallah. Maka keajaiban akan menyapa dari arah tak terduga. Mulailah. Kerana dalam keberanian memulai itu terletak kemudahannya. Bukan soal punya dan tak punya. Mampu atau tak mampu. Miskin atau kaya. Kita bekerja, kita beramal, kerana bekerja dan beramal adalah bentuk kesyukuran yang terindah. Seperti firmanNya

“ Bekerjalah hai keluarga Dawud, untuk bersyukur. Dan sedikit sekali di antara hambaKu yang pandai bersyukur” (Qs Saba’ [34]: 13)


andai si biji hanya menumbuhkan akarnya
 tanpa kehendak untuk tampil dengan batang
 menggapai langit dengan ranting cabang
 jadilah dia bangkai yang layaknya memang terkubur dalam-dalam

Ketika pun dunia dipenuhi maksud baik dan hati yang berbudi, maka yang membezakan manusia satu dengan yang lain adalah aksi dan amal mereka. Dan bumi menanti makhluk yang diamanahi pemakmurannya ini mengerjakan amal shalih, kerja-kerja ketaatan, dan laku-laku kebajikan.

Sebuah biji awal-awal menumbuhkan akar sebagai tempat berpijak sekaligus wasilah mengambil makanan. Lalu dengan itu dia menyeruakkan diri ke atas, bekerja keras membelah bumi dan tanah padas,untuk tampil di permukaan. Sejalan dengan akarnya yang kian menghujam,meneguhkan, dan mencerangkah makanan, batang dan daunnya semakin tegak meninggi. Dia membongsorkan pokoknya, menambah rerantingnya dan melebatkan daun-daunnya.

Itu semua adalah sunnatullah yang niscaya.

Maka amal shalih, kerja-kerja ketaatan, dan laku-laku kebajikan, kata Sayyid Qutb dalam Zhilal, adalah batang yang tumbuh tegak secara alami dari keimanan yang telah berakar dalam jiwa. Mereka adalah gerak yang bermula pada detik di mana hakikat keimanan itu menghunjam di dalam hati. Maka keimanan adalah hakikat yang aktif dan energik. Begitu hakikat keimanan menghunjam dalam nurani, maka pada saat itu pula ia bergerak mengekspresikan dirinya di luar dalam bentuk amal shalih.

Itulah iman islami! Tidak mungkin tinggal diam tanpa gerak, atau tersembunyi tanpa menampakkan diri dalam bentuk yang dinamis di luar diri sang mukmin. Jika tak bisa melahirkan gerakan yang alami tersebut maka keimanan itu adalah palsu atau mati. Sama seperti bunga yang tidak bisa menahan semerbak wewangiannya. Ia pasti mucul secara alami. Jika tidak, bisa dipastikan wujud di dalamnya pun tiada!

“Bekerjalah kalian, maka Allah dan Rasulnya serta orang-orang mukmin akan melihat amal-amal kalian itu, dan kamu akan dikembalikan kepada Allah yang mengetahui akan yang ghaib dan nyata, lalu diberitakannya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan” (Q.s. [9]:105)

Amal-amal itulah yang membuat kita menjulang, menggapai cakrawala yang luas dan mampu memberi naungan dengan rimbun daun-daun. Amal-amal itulah yang membuat kita dilihat dan berharga dihadapan Allah , rasulNya dan para peyakin sejati. Amal-amal itulah yang mengantarkan iman kita menggapai tempat di dekat ‘arsyNya yang mulia. Amal-amal itulah yang menghantarkan pinta dan doa kita ke haribaanNya.

Dalam dekapan ukhuwwah,mahfuuzhat masyhur itu begitu gugah. “Bekerjalah untuk duniamu,” demikian dikatakan, “seolah engkau akan hidup abadi. Dan beramallah untuk akhiratmu seakan engkau mati seok hari.” Dalam dekapan ukhuwwah, beramallah. Maka Allah, rasul dan orang-orang beriman akan melihat amal-amal kita dengan senyum dan bahagia…

saje repost balik artikel yang syamila tulis..aku jarang baca bende meleret..tapi yang ni captured my attention  ;)

"Kita bekerja, kita beramal, kerana bekerja dan beramal adalah bentuk kesyukuran yang terindah.."

sekian..


Friday, 10 May 2013

the late midnight labyrinth


you know?
im not yet decided what i want in the future
so stop confusing me more and more
for what i want to be,or with whom i want to be,what i want to establish
all stuffs are damn confusing
i wish i can be stranded at Sahara alone to make up my mind and think through the widest dimension 


urgghh..suffocated..




Pre Monster Syndrome




haha :P


Tuesday, 7 May 2013

desire














t

ouch,when they make me drooling,then i can consider them as pornography..

......



Sunday, 5 May 2013

aku

  1. aku sayang family aku
  2. aku tak suke lipas dan cicak
  3. aku tak suke kuning telur dan jangan juga masak sup ayam untuk aku
  4. aku akan buat decision tanpa pk orang lain
  5. aku suka sangat2 kaler merah
  6. tapi x de kaler pun yang aku tak suke
  7. aku rasa bersalah kalau memekak time azan
  8. aku tak suka lelaki yang cakap perkara lucah depan public
  9. aku cepat nanges
  10. aku tak suka orang yang kuku panjang menjela
  11. aku tak suka orang yang pengotor
  12. kalau aku tengah study pada hakikatnya aku tak suka ada orang di sekitar 10 meter radius sebab aku senang been distracted
  13. aku suka laksa
  14. dan yong taufu
  15. kalau aku marah marah tak tentu pasal sila rujuk kalendar dan aku minta maaf 
  16. aku memang laser and direct
  17. kalau nak tahu aku tak suka sesuatu tu aku memang tunjuk x cover2
  18. aku tak suka orang mungkir janji
  19. aku tak suka study in group sebab suara aku yang lantang ni akan membuatkan orang ingat aku nak cari gado
  20. study tu hobi aku
  21. aku jarang baca buku selain medic
  22. aku jenis lagi kuat study kalau aku stress.kalau aku x de masalah aku lagi suka tido
  23. kalau kau nampak aku shopping sakan tu maksud aku tengah stress tahap supersaiya
  24. aku tak kuar jalan2 kalau aku x stress
  25. so aku reserve kuar makan or joli or jalan2 betul2 time aku stress
  26. oxytocin aku cepat naik kalau orang kasi aku present
  27. aku x suka study dalam gelap
  28. aku suka bau lavender
  29. adik adik aku adalah orang paling banyak buat aku happy dan tergelak
  30. melihat orang bertudung labuh adalah menenangkan dengan syarat dia kena kemas
  31. aku senanye suka aktiviti merbahaya
  32. kalau diberi pilihan nak kena kawen ngan orang kenamaan aku mmg x nak
  33. aku x suka politik
  34. aku tak suka binatang berbulu kecuali bedah dan ahmad
  35. aku jenis yang susah nak ganti sesuatu dengan yang lain..conservative
  36. aku sayang orang yang ketuk pintu bilik aku dulu b4 masuk
  37. i like my current housemates
  38. aku benci highschool
  39. aku rasa orang pakai baju hitam tu nampak sexy
  40. i love myself :)
sekian..boleh sambung tengok citer..zzz

happy holiday

41. red velvet memang always my tongue's feveret :D




Saturday, 4 May 2013

i have a disease called AWESOME

alexandria cuti lagi.aku duduk rumah berseorangan..x ikot mak cik-mak cik sekalian berzumba di padang pasiaq..kata hatiku,malas~
hari ini hari kedua aku berzumba di rumah.tiada aktiviti outdoor kecuali gi cari buah honeydew dan bekalan bawang sekilo.namun duduk rumah bukanlah bosan seperti yang disangkakan..memandang dinding dan tingkap cukup memberi aku ilham.tiba tiba terkenang masa lampau..ouch,bodohnya aku..malu pulak dengan diri sendiri..tapi tapi..tapi..manusia fitrahnya begitu..kalau tak buat salah,kita tak kan membesar.so x pe la kan..x de apa yang perlu disesalkan..tsk tsk..
harini aku makan makan dan makan..ya tuhan..alhamdulillah atas rezeki yang kau kurniakan..namun aku perlu juga seseorang menghentikan tangan aku dari terus menyuapkan makanan kedalam GIT aku ni..rasa dah nak meletup kekenyangan..mentang2 cuti ni,satiety centre pun cuti sekalilah..ini kalilah :P
pagi2 bangun cari jam..dan tak lupa tengok tarikh,takut2 terlajak tido sampai ke hari esoknya..
tengok buku buku yang tersusun tak berapa nak indah ni,terasa nak katam sume during holiday ni.banyak sangat kosong dalam otak aku ni..perlukan isi..tiba2 rasa nak fikir tentang masa depan..erm,nak tahu apa aku fikir?haha..NOTHING..sebab aku rasa mase depan aku ni clueless..before grad jadi apa,after grad jadi apa..tak de pembayang..aku ni kadang2 serius,kadang2 main2..sekejap batu,sekejap lalang..sebab itu masa depan pun takut2 dengan aku..impian aku berjuta..
aku rase kadang2 hidup aku ni x bermotif sangat..melalang je keje..tapi aku boleh rase la aku happier than before..sebab this time aku letak firewall sikit..yaaa...para para judgementalis boleh la nak anggap aku apa2 pun..cuma kalini aku buat sikit kelainan..mulut kasi tutup,and aku rasa lebih gembira begitu..sebab semua yang aku fikir,semua yang aku plan,jadi kepunyaan otak aku.duluuu...aku ingat berkongsi cerita dan masalah boleh mendamaikan bumi dan langit..aku ingat semua orang baik baik..tak gigit orang..ang ang ang..
tapi hidup mengajar aku berjaga jaga...kalau orang tu baik mana pun,letak sedikit curiga pun tak salah rasenyer.salah aku gak..semua benda aku express kat orang..tak sangka ada yang menggunakan kelemahan aku sebagai senjata nak bunuh aku balik..kuang kuang kuang.realiti~
hati,satu organ yang merah kehitaman,ia konkrit dan juga abstrak.tak siapa boleh merasa walau boleh melihat..hati juga banyak lapisan..macam bawang..aku mampu merasa pelbagai perkara sedih dan gembira..namun setakat level kulit hati je lah..aku rasa kebas..makin lama makin kebas..satu persatu tali rantaian terlerai.aku sudah tidak terikat.bukan aku dustakan sesuatu perkara,aku boleh rasa,tapi bukan sampai ke dasar hati.jatuh aku,lutut tak kan menyembam bumi.namun istilahnya masih jatuh,tapi tidaklah hingga rebah.macam tu lah aku rasa untuk setiap perkara yang aku lakukan..aku sedih tapi tidak lah terlalu sedih.begitu juga gembira,tidaklah terlalu gembira.cukup2 je nak tutup pintu pagar lubang2 kecil di pintu hati..tapi apa yang berada betul2 dalam isi hati aku ni..ada satu nama yang aku panggil2 dari dulu lagi..suara tu makin hari makin kuat...belum cukup sempurna jeritan itu,namun aku yakin jeritan dari lapisan paling dalam hati aku ni makin hari makin jelas..sehingga boleh dengar pancaindera aku ni..Dia nama pemilik yang sebenar..belum cukup sempurna hati aku memanggil2..tapi aku tahu ia makin jelas kedengaran...ya,itu lah satu satunya sebab kenapa aku rasa kekebasan seluruh jiwa dan raga aku..aku makin lumpuh untuk memamah isi dunia..tapi aku akui,aku suka dunia..tipu dayanya berjaya je menjerat aku.tapi macam yinyang lah..yang hitam berlawan dengan putih,dalam bahasa islamiknya,mujahadah~
kebas2 yang sedap..haha..bila rasa macam tu,x perlu takut apa2 pun..masa silam?masa depan?masa kini?semua rasa kebas2(bahasa lainnya aku dah x nak ada apa2 attachment la..adoi..)..sebab aku tahu..ada sudah segalanya di Luh Mahfuz..*wink*
aku nampak sekeliling kosong,tapi aku tak rasa kosong pun ;)

ini post separa emo,haha..

ini muka aku tengah berfikir,bukan bosan ok!
bye~~

owh ye,lupa nak cakap..aku rasa aku awesome in my own way..yay..perasan tak..lantak lah..siapa lagi nak rasa aku awesome selain diri aku sendirikan..haha..(nak sedapkan hati)..ala..kau pun awesome gak..tapi aku peduli apa *peace*


Thursday, 25 April 2013

the rust


don't bring me back even one step to the past
i shall not forgive
i shall not draw a future

i shall not


Saturday, 20 April 2013

Sunday, 24 March 2013

baiduri hitam


padah kerana aku tidak letak harga yang mahal
kerana khuatir tiada yang sudi singgah
harga yang sepatutnya harga yang ditakdirkan
diranggas mudah
aku tertipu dengan fatamorgana
palsu sahaja segalanya
kiri dan kanan tawar menawar
terpedaya dengan lelongan murahan
cuba mengikut harga manusia lain
sedangkan aku lebih mahal dari mereka
kononnya aku mahu tunduk ke bumi
menjadi saksama
tapi aku berpaling pada takdir tuhan
tuhan beri aku satu harga
aku yang berlagak ingin turunkan
konon ingin berkata tak mengapa,aku orang biasa biasa saja
namun harga tetap harga
bukan dibeli orang orang tak mampu
buat apa terngadah berpajak diri sendiri
sedarlah
aku punyai harga
yang sangat tinggi
tak mengapa mendongak ke langit
bukan kerana angkuh nista
cuma lihat ke langit dan mengeluh
kenapa menafikan harga diri
maaf,aku sangat mahal
amat
 
setiap di dunia ini
ada harga perlu dibayar
harga
 
 


Wednesday, 6 March 2013

malam bermata hati


hati melata di sekian alam
mencari haruman yang dirindui
kerdip kerdip mata yang kudus
menerongkah kubus hati
bukan sejenak walhal selamanya
dipejam mulut,mata membisu
pekak jiwa,naluri tidak
angin bertanya,masih tiada jawapan
apakah petala masih dengan gemerlapannya
tunduk sipu si jentayu malam
bertasbih pada setiap detik titisan embun
Pencipta tahu apa rahasia
di balik sesawang sutera
tiada pancaindera mampu ke sana
yakinkan tulang keempat untuk beralunan mara
yakinkan bintang itu masih perawan
sebalik tongkat kita tak tahu
hentak saja dengan gah
percayalah,ia wujud
:)




Saturday, 23 February 2013

hakikat bahagia


Bahagia itu dari dalam diri
Kesannya zahir rupanya maknawi
Terpendam bagai permata di dasar hati

Bahagia itu ada pada hati
Bertakhta di kerajaan diri
Terbenam bagai mutiara di lautan nurani

Bahagia itu ada di jiwa
Mahkota di singgahsana rasa
Bahagia itu adalah suatu ketenangan

Bila susah tiada gelisah
Bila miskin syukur pada Tuhan
Bila sakit tiada resah di jiwa
Bukankah Tuhan telah berfirman
Ketahuilah dengan mengingati Allah
Jiwa kan menjadi tenang

Kebahagiaan itu suatu kesyukuran
Bila kaya jadi insan pemurah
Bila berkuasa amanah
Bila berjaya tidak alpa
Bila sihat tidak lupakan Tuhan

Hakikatnya bahagia itu
Adalah ketenangan
Bila hati mengingati Tuhan

Semua insan kan mengerti
Maksud terseni Ilahi
Itulah zikir yang hakiki 
 
bahagia itu adalah satu kesabaran


Thursday, 21 February 2013

lovely stranger


back to last spring
it felt like everything was beautiful
i met..someone that now is my lovely stranger
i knew him
i knew his heart when he couldn't
i knew his mind when he didn't
i knew his soul when he vanished
he was true,he is true
he was sincere,he is sincere
he was real,he is real
and..
there was a reason,there is a reason
it was spring..it is spring
falling leaves,cold air,dying lilies
it will always spring..always
because what is true,is eternal

lovely stranger,
we are strangers
but my heart whispers that we met before
our hearts


Tuesday, 19 February 2013

marriage



"marriage is not just about love,it is about making ummah"

masyaAllah..really beautiful isn't it? :)
.....

i had been through a lot,but not yet encountering marriage
not yet :)
i am young,medical student,exposed to tons of stressful atmosphere
cliche,at certain point of my life,i will think about like having someone to become my soul companion
honestly,i guess it is not just me that think about it,marriage..
as a teenage,and a woman..for my personal point of view,marriage seems like it is like red roses..smells wonderful and its sweetness incomparable to honey..right?
what we call "bercinta" is like everything in the world..especially "bercinta dengan halal"
wow..isn't it like in heaven..
but,
is it actually that simple?that easy....without thunder and storm?
am i that ready to conquer the whole meaning of marriage?
is my intention is pure enough as regard marriage?
am i capable enough to raise well our Prophet's ummah?
am i that competent to face all the thorns and hurricane before my father shift his responsibilities to a stranger..a stranger that would either direct my life to His blessings or His anger?
am i ready to build and serve the best for my religion?
ya Allah...it will never be that easy..
it needs an ocean of comprehension..
................
and before i get married,or think about marriage
i would certainly build up again all the broken pieces of me before i can give my wholehearted love again..
my future husband deserve the best form of me..
yes,i will stand up,and sew up everything..:)
but before everything...and even after everything..
and for now and forever..
i am eager seeking His love..yes,His love..
and loving myself as much as i can
and love will come back to me in its way
................
 as written up there
why afraid?
Allah will never break His promises 
..................
just focus to be a great muslimah..trying the best for everything..for this world and afterlife
that is the virtue..
leave the rest to Him...everything will be as planned :)
insyaAllah 
 ..................
 and for now,i should study really hard..because it is "ibadah" 
lillahi taala
.................
  
 "Our Lord, grant us from among our wives and offspring comfort to our eyes and make us an example for the righteous."
  
25:74

ameen

 

Monday, 18 February 2013

mawar


aku mawar berlingkar pagar berduri
kumbang singgah kerana merah kelopakku
makin didekati,makin sakit ia rintih
pagar berduri
berbisa

aku mawar berlingkar pagar berduri
aku gah pada tanah selagi akar bungkam di bumi
singgah ia kerana harumku
makin didekati,makin sakit ia rintih
pagar berduri
berbisa

aku mawar berlingkar pagar berduri
ia datang kerana manis maduku
lebih manis dari madu si pari pari awan ke tujuh
makin didekati,makin sakit ia rintih
pagar berduri
berbisa

aku mawar berlingkar pagar berduri
ingin dipetik berdarah cebisan naluri
merah darah jadi gadaian
mekar menguntum kaburi panca
makin didekati,makin sakit ia rintih
pagar berduri
berbisa

aku mawar berlingkar pagar berduri
belum hilang seriku gemerlapan 
kerlipku hingga keliru aku dan bintang kejora
belum hilang merahku walaupun dengan mata hati
pelangi pun tak pernah muncul kerana cemburu akan aku
tiung tak berkicau 
pagar berduri
berbisa

aku mawar berlingkar pagar berduri
namun pagarku tidak akan lagi berduri
pada kumbang yang mutlak
ia akan rentasi juga walau tercerai jasad
kerana ia tahu hargaku setinggi nilam
ia akan sakit,tapi tak kan rintih dan kecundang
kerana ia tahu maduku penawar luka yang lebih dalam..
luka yang bukanlah calang calang luka
bukan luka dek pagar berduri
 timbangan sakit pagar berduri dengan manisnya maduku
ia tak kan bandingkan


aku mawar berlingkar pagar berduri
ku tunggu kumbang yang belum lagi ku temui itu
kumbang yang ingin memetik ku 
dan semai daku dalam taman hatinya
kumbang yang tahu membayar harga darah
kumbang yang tegar korban sepuluh semesta

aku mawar berlingkar pagar berduri
tak kan selamanya berduri
untuk yang bijak mengenal manikam
aku tahu ia akan datang
aku tahu..
ia yang punyai hati sekuat gelombang ketiga lautan terakhir bumi


aku mawar berlingkar pagar berduri
kembangku bukan dunia biasa
hanya untuk ia yang tahu 
pagarku hanya jadi titian
untuk ia datang kepadaku
ia yang cantik jiwanya
Tuhan tahu saja masa itu akan tiba
ia akan datang :)
.................


Thursday, 14 February 2013

nama saya farhanah


heart can't deny..it's true..truly sad..
but i forgot,heart can't deny..it feels happiness too
happily ever after do exist, if i believe.. :)
my name,from Up there,till i was sleeping in my mother's womb..till i was born on the earth..till my last breath..and get back Up there..
it's forever "happiness"
He is the One that chose me to have this name
no matter what life does to me,no matter hell breaks into pieces
He had fated me that me and "happiness" will never get separated ever
biiznillah =)

lencun dah pun..tu la..exam fever punya pasal..kena cool down gi berendam..hehe..


Wednesday, 13 February 2013

Monday, 11 February 2013

=)


Segalanya yang ku kecapi
Adalah milikMu Ilahi
Tuhan Maha Pemurah
 Tak kan terbalas walaupun sebesar zarah
Kenikmatan yang bertandang
Terkadang tidak dihiraukan 
 Lepas dari pandangan 
 Dan bila hilang barulah dikesalkan

Adakalanya aku hanyut
Adakalanya aku lupa
Adakala aku leka
Ampunilah...
Kerana ku manusia
Lemah dan tidak berdaya di sisiMu
Seringkali terlupa nikmatMu
Datang tiada jemu
Bila terhimpit mulalah
Mencari dan menyebut namaMu
Barulah merasai makna sebenar erti syukur
Syukur atas rahmatMu

Adakala ku hanyut
Adakala ku lupa
Adakala ku leka dan adakala ku alpa
Kerana ku manusia
Lemah dan tak berdaya
Seringkali terlupa nikmat yang Kau kurnia
Ku bersyukur ya Tuhan
Segala pemberian
Walau luas lautan
Bukanlah perbandingan
Ku tingkat keimanan
Ku gilap ketaqwaan
Sebagai perlambangan
Terima kasih ku Tuhan

Onak duri kehidupan
Jatuh bangun sendirian
Ada hikmah yang tersimpan
Yang menguji iman

Aku bersyukur Ya Allah
Segala pemberianMu pada ku
Seluas lautan pun bukanlah jadi ukurannya
Memang tiada bandingan
Segalanya yang ku kecapi
Adalah milikMu Ilahi -Tuhan Maha Permurah-
Bukan miliku pinjaman sementara
Syukur Alhamdulillah

Sesungguhnya solatku,
Amalku, hidupku, matiku
Kerna Allah yang satu
Kuserahkan segala harta jiwa dan raga
Sebagai tanda cinta
KepadaMu Yang Esa



Monday, 4 February 2013

semut

semut pun tahu menilai...


 manusia tetaplah manusia
janji Allah ,tak pernah mengecewakan 
=)


  


Monday, 28 January 2013

the promise


"manusia akan bercinta lagi di syurga,tempat pertama lahirnya cinta.ketika itulah fitrah akan menjadi anugerah yang berharga dan bernilai"
 subhanAllah..cannot imagine how beautiful it is...
a gift for the true believer..and for the one that sees beauty in patience and hardship



europe 2012


 
volendam,holland

cologne,germany

paris,france

olympic museum,germany


frankfurt,germany


but this year,no snow,no breath vapour..but the smell of tropical rain..
super brand new book
insyaAllah :)